Korban Penembakan di Semeteh Memohon Kepada Mejelis Hakim Agar Para Terdakwa Dituntut Hukuman Berat

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUSIRAWAS– Korban penembakan di Desa Semeteh Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, meminta kepada majelis hakim agar memberikan hukuman seberat-beratnya kepada pelaku.

Hal itu disampaikan korban saat sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Linggau, Selasa (1/9/2026).

Sebelumnya perkara ini sudah mulai disidangkan pada Selasa 11 Agustus 2026, dengan mendengarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam perkara ini, ada beberapa terdakwa yakni Jon Kenedi, Lagenda, Alfa Rijal, Reza dan Hasani.

Korban penembakan Muhammad Haidir Sansai mengatakan, pelaku Jon Kenedi sebagai otak pelaku penembakan yang memerintahkan eksekutor terdakwa Lagenda untuk menembak dirinya hingga membuat tangan cacat permanen. Bahkan korban Eduar alias Edo terkena tembakan di samping leher kanan. Sementara, terdakwa lainnya yakni Alfa, Reza dan Hasani diperintahkan memukuli para korban.

Baca Juga :  Gerak Cepat Polres Lubuklinggau Ungkap Dugaan Penipuan dan Penggelapan Berkedok Investasi Mendapat Apresiasi

“Aku ditembak pak, pake (pakai) senjata illegal. Aku minta JPU menerapkan pasal penggunaaan senpi illegal dalam peristiwa tersebut,”katanya kepada wartawan.

β€œJangan sampai tidak ada karena akibat tembakan buat cacat tangan kanan aku dan penembakan itu mengancam nyawa,” tegas M Haidir Sansai di halaman PN Lubuk Linggau.

Baca Juga :  Tim Elang Polres Musi Rawas Berhasil Amankan Pelaku dan 2 Kilogram Lebih Sabu dan Ekstasi

Sementara itu, kakak kandung korban Surya Suryono menjelaskan pihak keluarga meminta majelis hakim menjatuhkan hukuman berat terhadap pelaku. Untuk keadilan karena para terdakwa sudah berusaha menghilangkan nyawa orang lain.

“Itu adik kandung aku pak. Itu keno tangan kalau keno kepala mati adek aku itu. Aku minta pasal-pasal yang terapkan sesuai dengan kejadian di lapangan. Apalagi ado senpi dipakai untuk nembak,”kata Surya. (Firmansyah)

Berita Terkait

Wujudkan Musi Rawas MANTAB, Bupati Ratna Machmud Tinjau Lokasi Pembangunan Kampus UNY
Sinergitas Pemkab Mura dan Investor Kunci Utama Selaraskan Arah Pembangunan Daerah
Firmansyah Resmi Kembalikan Berkas Calon Ketua PWI Kabupaten Musi Rawas Periode 2026-2029.
Penuh Keakraban, Kapolres AKBP Gokma Uliate Sitompul Sambut Silaturahmi Insan Pers Musi Rawas
Wujudkan PWI Mura TERMANTAB, Firmansyah Maju Ambil Formulir Pencalonan Ketua
Besok Pendaftaran Calon Ketua PWI Musi Rawas Dibuka
Kapolres Mura Kunjungi Lapas Narkoba Muara Beliti, Perkuat Kolaborasi Antar Instansi Dalam Pemberantasan Narkoba
H.Fauzi Amro : Jangan Sampai Dana Desa Sudah Kecil, Lalu Bermasalah Juga Dikemudian Hari
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Wujudkan Musi Rawas MANTAB, Bupati Ratna Machmud Tinjau Lokasi Pembangunan Kampus UNY

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Sinergitas Pemkab Mura dan Investor Kunci Utama Selaraskan Arah Pembangunan Daerah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Firmansyah Resmi Kembalikan Berkas Calon Ketua PWI Kabupaten Musi Rawas Periode 2026-2029.

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Penuh Keakraban, Kapolres AKBP Gokma Uliate Sitompul Sambut Silaturahmi Insan Pers Musi Rawas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Wujudkan PWI Mura TERMANTAB, Firmansyah Maju Ambil Formulir Pencalonan Ketua

Berita Terbaru