Oknum Camat dan Kades di Musi Rawas Diduga Tidak Netral,Sekda Mura Bungkam

- Jurnalis

Kamis, 20 Juni 2024 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUSIRAWAS – Meski belum memasuki masa penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Musi Rawas diimbau untuk tetap mematuhi asas netralitas sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN.

Pada pasal 2  UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN ini dinyatakan  bahwa setiap pegawai ASN harus patuh pada asas netralitas dengan tidak berpihak dari segala bentuk pengaruh manapun dan tidak memihak kepada kepentingan tertentu.

Selain diatur dalam undang undang tentang netralitas ASN,  di dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum juga terdapat pasal tentang netralitas ASN.

Kemudian dalam Undang- Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, sedikitnya terdapat dua pasal yang mengatur tentang netralitas ASN yaitu pada Pasal 70 dan Pasal 71.

Dimana pada Pasal 70 ayat (1) berbunyi dalam kampanye, pasangan calon dilarang melibatkan Aparatur Sipil Negara, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan anggota Tentara Nasional Indonesia. Pelanggaran atas ketentuan tersebut dikenakan sanksi pidana paling lama 6 (enam) bulan penjara dan denda paling banyak 6 juta.

Baca Juga :  Masjid Nurul Iman Leban Jaya Bagikan 210 Bungkus Daging Kurban Dari Hj Ratna Machmud

Kemudian, Pasal 71 ayat (1) berbunyi pejabat negara, pejabat aparatur sipil negara, dan Kepala Desa atau sebutan lain/Lurah dilarang membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu calon selama masa kampanye.

Pelanggaran atas ketentuan tersebut dikenakan sanksi pidana paling lama 6 (enam) bulan penjara dan denda paling banyak 6 juta.

Tiga undang undang diatas cukup jelas mengatur norma norma bahwa ASN harus netral dalam Pilkada.

Ditambah lagi adanya edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan  Reformasi Birokrasi tentang pedoman pembinaan dan pengawasan netralitas pegawai pemerintah non pegawai dalam negeri dalam penyelenggaraan pemilihan umum dan pemilihan.

Ironisnya, norma norma tersebut tidak dipatuhi  oknum ASN dan kades di lingkungan pemerintah Kabupaten Musi Rawas yang tahun 2024 ini akan menggelar Pilkada.

Seperti dilakukan oknum camat dan kades dalam wilayah Kecamatan Muara Kelingi. Disadari atau tidak, perbuatan oknum tersebut mencerminkan tidak menjunjung tinggi asas netralitas ASN terhadap jalannya Pilkada di Musi Rawas.

Dalam video berdurasi  28 detik tersebut, oknum Camat dan kades tampak sedang berselfi di depan baleho bakal calon bupati dari petahana yang bertuliskan tim relawan dan lanjutkan. Foto tersebut diambil diduga usai mengecek baleho yang dibuat dan yang telah terpasang di Desa Mandi Aur Kecamatan Muara Kelingi. Pembuatan dan pemasangan Baleho ini diduga difasilitasi oleh kades yang dikoordinir oleh camat.

Baca Juga :  Rambu Lalin Membingungkan, Dishub Mura Tidak Dapat Dikonfirmasi

Menurut warga setempat, apa yang dilakukan oknum tersebut merupakan bentuk dari ketidaknetralan dan terlalu memihak kepada salah satu bakal calon.

“Dukung boleh saja,tapi jangan terlalu over akting. semua orang juga tahu bahwa petahana adalah pimpinan mereka,” kata warga inisial Ag.

Ketua Bawaslu Musi Rawas Yeni Kartina, dikonfirmasi  beritakito.com, Kamis (20/6/2024) mengatakan, sebelumnya Bawaslu telah memberikan imbauan baik kepada Bupati, Polri dan Dandim terkait netralitas ASN pada Pilkada 2024 ini.

“Bawaslu sdh melayangkan imbauan netralitas ASN ke bupati , Kapolres dn Dandim,” katanya singkat.

Sementara Sekda Kabupaten Musi Rawas,Ali Sadikin dikonfirmasi via whatshap terkait dugaan oknum camat tidak netral ini belum memberikan tanggapan alias bungkam.(BK)

Berita Terkait

Pelaksanaan Program Revitalisasi SDN Tran Ciptodadi Rantau Alih Diduga Asal Asalan
Pimpin SMSI Lubuklinggau , Ali Muap Siapkan Langkah Strategi Penguatan Organisasi
Terduga Pelaku Pembunuhan Kakak Kandung di Muara Lakitan Berhasil Ditangkap
Berkat Kesigapan Petugas Satpol-PP Damkar Mura, Gedung Rumah Sakit Dhuafa Muara Beliti Selamat dari Amukan Api
Antisipasi Asap Karhutlah, Disdik Musi Rawas Keluarkan Edaran Ke Sekolah Tentang Pengaturan Aktivitas Pembelajaran
Paripurna DPRD Mura Kembali Molor, Setelah Dimulai Banyak Dewan Tinggalkan Kursi Sebelum Rapat Usai
Layanan Kesehatan Gratis, Donor Darah Hingga Penyematan Sabuk Jawara Warnai Harlah ke – 81 Kejari Musi Rawas
Kejari Musi Rawas Rilis Capaian Kinerja Sepanjang 2026, Bidang Pidum Rangking Satu Se-sumsel
Berita ini 491 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 22:57 WIB

Pelaksanaan Program Revitalisasi SDN Tran Ciptodadi Rantau Alih Diduga Asal Asalan

Rabu, 23 September 2026 - 16:03 WIB

Pimpin SMSI Lubuklinggau , Ali Muap Siapkan Langkah Strategi Penguatan Organisasi

Minggu, 13 September 2026 - 19:51 WIB

Terduga Pelaku Pembunuhan Kakak Kandung di Muara Lakitan Berhasil Ditangkap

Sabtu, 12 September 2026 - 20:50 WIB

Berkat Kesigapan Petugas Satpol-PP Damkar Mura, Gedung Rumah Sakit Dhuafa Muara Beliti Selamat dari Amukan Api

Jumat, 11 September 2026 - 19:38 WIB

Antisipasi Asap Karhutlah, Disdik Musi Rawas Keluarkan Edaran Ke Sekolah Tentang Pengaturan Aktivitas Pembelajaran

Berita Terbaru