KPU Musi Rawas Harus Berupaya Kembalikan Persepsi Positif Masyarakat, Setelah Diterpa Berbagai Tudingan Miring

- Jurnalis

Minggu, 23 Juni 2024 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Opini: Firmansyah Anwar
Masyarakat Musi Rawas

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas sejak tahapan perekrutan badan adhoc, hingga kini masih hangat diterpa berbagai isu negatif, sebagaimana ramai dalam pemberitaan sejumlah media.

Mulai dari dugaan perekrutan badan adhoc pakai mahar, cucuk cabut nama nama peserta yang lulus sesuai pesanan oknum komisoner, serta tes wawancara perekrutan calon PPK yang diduga asal asalan, sampai kepada menggugurkan salah satu calon anggota PPS yang semestinya masuk perengkingan Sembilan besar.

Informasi teranyar dan dapat mencoreng nama baik KPU Musi Rawas yakni adanya informasi oknum anggota PPK Purwodadi diduga terlibat kasus asusila yang diduga berselingkuh dengan istri orang, yang persepsi masyarakat bahwa oknum tersebut merupakan salah satu contoh produk gagal KPU Musi Rawas dalam perekrutan badan adhoc yang diduga tidak mengutamakan kualitas, kredibelitas dan rekam jejak, tapi didugadiutamakan titipan menggunakan mahar.

Menurut informasi, oknum anggota PPK tersebutΒ  diduga merupakan slot divisi SDM dan Parmas KPU Musi Rawas,Yogi Juli Syaputra dan rekomendasi dari oknum anggota DPRD Musi Rawas.

Baca Juga :  Dalih Investasi, Guru Se Musi Rawas Peserta Seminar Power Of Hypnoteaching Dipungut Rp 50 Ribu

Dan yang tak kalah hangatnya dan mudah mudahan ini yang terakhir, yakni dugaan ketidaknetralan KPU Musi Rawas pada pelaksanaan Pilkada 2024 setelah terunggahnya slide ucapan selamat dan sukses atas peluncuran pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas 2024Β  dari bakal calon bupati petahana H Ratna Machmud di akun resmi IG KPU Musi Rawas.

Dengan berbagai tudingan ini, KPU Musi Rawas diharapkan mampu membangun kembali kepercayaan publik, mengingat dalam hitungan bulan KPU Musi Rawas akan menyelenggarakan Pilkada 2024.

Sikap komisioner KPU Musi Rawas yang terkesan cuek, acuh dan tak peduli terhadap tudingan tudingan ini, bukanlah suatu jawaban yang dapat memulihkan kembali kepercayaan publik terhadap lembaga resmi penyelenggara Pilkada. Malahan akan menambah kesan bahwa apa yang ditudingkan tersebut benar benar ada yang justru menambah persepsi negatif masyarakat terhadap KPU Musi Rawas.

Baca Juga :  Pelarian Residivis Penggelapan dan Spesialis Curas Ini Berakhir di Muara Enim

Seyogyanya KPU Musi Rawas bertanggung jawab untuk menjelaskan setransparan mungkin kepada publik duduk posisi yang terjadi dalam setiap tudingan tersebut, yang tentunya dengan tidak memilah milah media yang akan dipakai untuk menyampaikan informasi.

Dengan adanya keterbukaan tersebut, diharapkan dapat membuat publik mengerti,Β  dan informasi-informasi liarΒ  yang berseliweran diberbagai media tidak akan muncul kembali.

Dan harus juga dipahami, bahwa tudingan tudingan miring menerpa KPU Musi Rawas ini bukanlah sebuah unsur kebencian individual, tapi sebaliknya bentuk kecintaan serta partisipasi masyarakat Musi Rawas terhadap lembaga ini agar bekerja sesuai tupoksinya dengan mengedepankan asas penyelenggaraan yang mandiri, jujur, adil , berkepastian hukum, tertib, terbuka , proporsional, profesional, akuntable, efektif dan efisien berdasarkan UU No. 7 Tahun 2017.

Setelah berbagai tudingan ini dialamatkan kepada KPU Musi Rawas, diharapkan kedepan menjadi sebuah pelajaran serta mampu memperbaiki citra dan meningkatkan kinerjanya sebagai upaya memulihkan kepercayaan publik.(opini)

Berita Terkait

Selama WFH dan WFA Diskop dan UKM Mura Terapkan Piket Bergiliran , Kadis dan Sekdis Selalu Hadir
Terkait Pemberitaan Kantor OPD Banyak Tutup, Ini Penjelasan Kadis Kominfo Musi Rawas
Usai Cuti Bersama Sejumlah Kantor Dinas Pemkab Mura Tutup Total,Ternyata Ini Sebabnya
Jalan Berlubang di Musi Rawas Nyaris Makan Korban
Barak PT. BSC di Sungai Pinang Digerebek, Diduga Tempat Transaksi Narkoba
Dibawah Kepemimpinan DR Ema Huzaemah, Kejari Musi Rawas Sita Uang Rp 1,26 Miliar Kasus Dugaan Korupsi PSR
Bentang Spanduk Bertuliskan Berantas Koruptor, Pendemo Desak Copot Kadis PU BM Mura
Harga Gas 3 Kg Tembus Rp 40 Ribu, Warga Tuah Negeri Pertanyakan Peran Hiswana Migas dan Agen
Berita ini 83 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:55 WIB

Selama WFH dan WFA Diskop dan UKM Mura Terapkan Piket Bergiliran , Kadis dan Sekdis Selalu Hadir

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:09 WIB

Terkait Pemberitaan Kantor OPD Banyak Tutup, Ini Penjelasan Kadis Kominfo Musi Rawas

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:25 WIB

Usai Cuti Bersama Sejumlah Kantor Dinas Pemkab Mura Tutup Total,Ternyata Ini Sebabnya

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:42 WIB

Jalan Berlubang di Musi Rawas Nyaris Makan Korban

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:13 WIB

Barak PT. BSC di Sungai Pinang Digerebek, Diduga Tempat Transaksi Narkoba

Berita Terbaru

Daerah

Jalan Berlubang di Musi Rawas Nyaris Makan Korban

Kamis, 26 Mar 2026 - 01:42 WIB

error: Content is protected !!