Ujung Tombak KPU Lakukan Pemutakhiran Data Pemilih, Kinerja Pantarlih Diharapkan Jangan Asal

- Jurnalis

Minggu, 14 Juli 2024 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

MUSIRAWAS- Panitia Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih) merupakan ujung tombak KPU dalam melakukan  pemutakhiran data dan pendaftaran pemilih.

Lalu apa jadinya, jika Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data dilakukan Pantarlih diduga tidak sesuai regulasi atau diduga nembak di atas kuda.

Sebelumnya,  Bawaslu Musi Rawas melakukan uji petik menemukan ada pemilih  tidak sesuai data kependudukan, serta adanya laporan masyarakat terkait Pantarlih tidak menulis nomor TPS pada stiker Coklit.

Informasi terbaru diterima wartawan terkait Coklit Pantarlih ini, ada stiker Coklit tidak ditandatangani oleh Kepala Keluarga di Desa Sumber Asri Kecamatan Sumberharta Kabupaten Musi Rawas.

Hal ini diduga dalam melakukan pemutakhiran data, Pantarlih nembak diatas kuda alias tidak dor to dor mencocokkan administrasi kependudukan pemilih.

Baca Juga :  Kapolda Sumsel Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas

Menurut sumber dilapangan, diduga Pantarlih menulis stiker Coklit tersebut dari rumah, lalu kemudian mendatangi rumah pemilih dengan langsung melakukan penempelan stiker Coklit.

“Buktinya stiker ini tidak ada tanda tangan kepala keluarga yang diduga Pantarlih tidak bertemu langsung dengan pemilih.Jika seandainya bertemu langsung dengan pemilih, kenapa tidak minta tandatangan bukti sudah dicoklit,” kata Ek warga Kabupaten Musi Rawas, Minggu (14/7/2024).

Selain tidak ditandatangani oleh Kepala keluarga, pada stiker Coklit tersebut juga tidak di tulis nama Pantarlih yang mencoklit.

Sebagai warga Musi Rawas katanya, dia berharap Pantarlih benar benar bekerja sesuai regulasi dan memedomi juknis Coklit, sehingga data yang didapat benar benar akurat untuk dijadikan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Musi Rawas tahun 2024.

Baca Juga :  Persis Kolam Lele, Meski Dianggarkan Tiap Tahun Belasan Milyar, Kondisi Jalan Tambah Hancur

Selain itu jelasnya,agar tidak menimbulkan kesan negatif di tengah masyarakat bahwa kinerja Pantarlih asalan dalam mencoklit data pemilih.

Terkait masalah ini Ketua Bawaslu Musi Rawas Yeni Kartina mengucapkan terimakasih adanya informasi tersebut.

Sementara sebelumnya, Koordinator Divisi Hukum,Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Musi Rawas,Agus Tiansah mengimbau agar Pantarlih tertib dalam bekerja dan jangan nembak di atas kuda serta asal asalan mencoklit dari rumah, yang nantinya akan berimbas dengan kualitas data pemilih.

“Kami juga tekankan ke jajaran Panwascam dan PKD untuk mengawasi tahapan Coklit yang sedang berjalan ini,” katanya.(BK)

Berita Terkait

Tim Elang Polres Musi Rawas Berhasil Amankan Pelaku dan 2 Kilogram Lebih Sabu dan Ekstasi
Diduga Oknum Anggota DPRD Sumsel Jadi Simpanan Tersangka Kasus Korupsi
Dikonfirmasi Kegiatan APBD 2025, Oknum Camat Sumberharta Bohongi Wartawan
Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa, Fauzi Amro : Jangan Sampai Anggaran Kecil,Malah Menimbulkan Masalah
Gerak Cepat Polres Lubuklinggau Ungkap Dugaan Penipuan dan Penggelapan Berkedok Investasi Mendapat Apresiasi
Insentif Pemangku Adat di Mura Diduga Dianggarkan Dua OPD. ??
Kapolda Sumsel Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas
Puluhan Kontraktor Diperiksa BPK Terkait Pengerjaan Proyek Tahun 2025 di Musi Rawas
Berita ini 202 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tim Elang Polres Musi Rawas Berhasil Amankan Pelaku dan 2 Kilogram Lebih Sabu dan Ekstasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:14 WIB

Diduga Oknum Anggota DPRD Sumsel Jadi Simpanan Tersangka Kasus Korupsi

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:30 WIB

Dikonfirmasi Kegiatan APBD 2025, Oknum Camat Sumberharta Bohongi Wartawan

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:30 WIB

Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa, Fauzi Amro : Jangan Sampai Anggaran Kecil,Malah Menimbulkan Masalah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:00 WIB

Gerak Cepat Polres Lubuklinggau Ungkap Dugaan Penipuan dan Penggelapan Berkedok Investasi Mendapat Apresiasi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!