MUSIRAWAS – Sejumlah guru SD di Musi Rawas yang menjadi peserta seminar hypnoteching mengeluhkan pungutan Rp 50 Ribu per guru yang didalihkan sebagai investasi.
Kegiatan seminar yang direncanakan dilaksanakan,Kamis (4/12/2025) di auditorium Pemkab Musi Rawas sontak membuat sejumlah guru bertanya tanya.
Mereka mempertanyakan tujuan dari kegiatan seminar tersebut. Karena, selain mereka harus meninggalkan jam mengajar, juga harus mengeluarkan uang sebesar Rp 50 Ribu untuk investasi,
“Benar pak besok kita para guru Sekolah Dasar , untuk hadir di auditorium Pemkab Musi Rawas ikut acara seminar yang tujuannya kita belum jelas, dan dimana sebelumnya para guru harus mengisi formulir melalui aplikasi yang dishare melalui Whattsapp, setelah menyerah uang secara kolektif,” Kata Is kepada wartawan, Rabu(3/12/25) salah satu guru yang minta namanya tidak disebutkan dan dibenarkan guru guru lainnya.
Lebih lanjut dikatakannya, sedikit mengkoreksi, dan menyarankan, seharusnya kegiatan semacam ini, sosialisasi harus jelas, Karena dia dan guru lainnya harus mengatur jadwal jam mengajar,.Apalagi dalam waktu dekat ada ujian bagi anak anak, terlebih juga harus mengeluarkan biaya, kenapa tidak gratis saja, atau melibatkan pihak-pihak terkait, Karena bukan hitung-hitung pak, untuk kesana kita ongkos atau mengunakan kendaraan, Kasihan juga para guru yang sekolah atau tugas jauh, kelokasi acara” ungkapnya.
Sementara itu, Efrizal selaku Ketua PGRI Musi Rawas saat diminta tanggapannya melalui Via Whatsapp terkait kegiatan seminar tersebut, belum ada balasan, sampai berita ini ditayangkan.(Tim Red)






