MUSIRAWAS -Doa bersama dan tahlilan menggema di Masjid Darussalam, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Jumat (3/4/2026.
Doa bersama, tahlilan dan istighosah yang digelar sesudah sholat jumat tersebut, selain bentuk kepedulian ratusan masyarakat tergabung pada aliansi mahasiswa, simpatisan, dan keluarga almarhum Sopiah , juga sebagai dukungan kepada pihak Polres Kepahiang, Polres Musi Rawas dan Polsek Muara Lakitan serta pihak terkait lainnya agar diberikan petunjuk dan kekuatan lahir bathin dalam mengungkap kasus kematian Sopiah (21).
Selain dihadiri langsung oleh kedua orang tua almarhumah Sopiah, kegiatan tersebut dihadiri juga unsur Pemerintah Desa Sungai Pinang dan Ketua DPRD Musi Rawas Firdaus Cik Olah yang sekaligus sebagai pihak keluarga.
Diketahui doa bersama ini digelar persis setelah dilaksanakan Sholat Jumat yang dilakukan didalam Masjid, kemudian dilanjutkan dengan tahlil dan istighosah dilaksanakan di pelataran Masjid Darussalam.
Mewakili pihak keluarga, Ketua DPRD Musi Rawas Firdaus Cik Olah mengucapkan terimakasih atas kepedulian masyarakat terhadap kasus Sopiah ini, baik hadir secara langsung maupun yang tidak sempat hadir.
Pelaksanaan kegiatan ini jelas Firdaus, merupakan ikhtiar pihak keluarga agar tetap sabar dan tabah menerima ujian yang menimpah. Selain itu sebagai doa dan bentuk dukungan kepada pihak kepolisian,baik Polres Kepahiang, Polres Musi Rawas dan Polsek Muara Lakitan agar dipermudahkan jalan dalam pengungkapan kasus kematian Sopiah ini.

“Istilahnya jangan akibat kita mau cepat cepat kasus ini terungkap, malah sikap kita yang tidak sabar tersebut mengganggu kinerja pihak kepolisian yang sudah bekerja untuk mengungkap kasus ini sampai tuntas dan terang benderang,” katanya.
Dikatakan dia, dirinya baik sebagai Ketua DPRD dan keluarga Sopiah akan tetap terus berupaya,mengawal dan berkoordinasi kepihak kepolisian baik Polres Musi Rawas maupun Polres Kepahiang dan pihak pihak lainnya.
Terinisiasi kegiatan hari ini tidak lain merupakan bentuk kepedulian aliansi mahasiswa dan pihak keluarga serta dukungan kepada pihak kepolisian.
“Ini adalah bentuk wadah aspirasi, dan dukungan kita.Selanjtutnya kita juga berserah kepada Allah, karena Allah adalah hakim maha segala hakim.Kita berdoa agar pihak kepolisian cepat mendapatkan petunjuk dan dapat mengungkap kasus ini sampai akar akarnya,”katanya .
Pada kesempatan itu,dia kembali mengingatkan pihak keluarga dan seluruh simpatisan, agar jangan mudah terpancing dengan isu – isu yang muncul yang mengatakan ini itu, baik ketika proses penyelidikan saat ini maupun sampai terungkap nanti siapa pelakunya, dan serahkan sepenuhnya proses hukumnya kepada pihak penegak hukum.
“Dalam proses penyelidikan ini, ada hal-hal yang tidak bisa diungkap.Selain akan menghambat proses penyelidikan dalam pengungkapan kasus ini, juga ditakutkan akan timbul perbuatan yang tidak kita inginkan.Karena dalam menentukan penetapan tersangka ada aturan dan protapnya, minimal ada dua alat bukti. Dan nanti apabila sudah dapat tersangkanya, masih dilanjutkan juga pembuktiannya melalui sidang pengadilan. Jadi biarlah kita serahkan kepada pihak kepolisian yang berjuang dan berusaha mengungkap kasus ini, sehingga baik penyebab maupun motif dari kematian Sopiah ini dapat terungkap seterang terangnya,” kata Firdaus.
Dia juga mengatakan dirinya tetap intens berkoordinasi dengan Direktur Kriminal Tindak Pidana Umum Polda Bengkulu , terkait perkembangan kasus ini.
” Sekali lagi saya ucapkan terimakasih,baik kepada Polsek Muara Lakitan, Polres Musi Rawas,Polres Kepahiang dan Polda Bengkulu, dan pihak lainnya yang telah membantu pengungkapan kasus ini.Kita berdoa agar secepatnya terungkap,” katanya.
Sementara itu diakhir acara tersebut,salah seorang perwakilan mahasiswa meminta kepada pihak keluarga dan masyarakat yang peduli Sopiah agar sabar dan tabah.
Pihaknya kata Dia, akan terus melakukan pengawalan terkait perkembangan kasus ini,sampai keadilan benar benar ditegakkan.
Dikatakannya, kegiatan ini murni bentuk kepedulian mereka terhadap Sopiah dan tidak ada kepentingan lain serta tidak ada yang menunggangi,dan kepada pihak media untuk tidak memelintir informasi dan isi pemberitaan terkait kegiatan ini.(BK)






