Kejari Mura Belum Tetapkan Tersangka Korupsi Pakaian Sekolah,JJ Dimintai Keterangan Tambahan

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

MUSIRAWAS – Hingga saat ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Musi Rawas belum menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan pakaian seragam sekolah tahun 2023 di Dinas Pendidikan Musi Rawas.

Belum ditetapkannya tersangka kasus dugaan korupsi pakaian seragam sekolah di Dinas Pendidikan ini, dikarenakan pihak Kejari masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara oleh auditor.

Sembari menunggu auditor melakukan penghitungan kerugian negara, Kejari Musi Rawas meminta keterangan tambahan dari salah satu Kabid di Dinas Pendidikan Musi Rawas inisial JJ untuk keperluan BAP tambahan.

“JJ dipanggil untuk dimintai keterangan tambahan, dan cuma JJ sendiri yang Kami panggil,”kata Kasubsi Penyidikan Pidsus Kejari Mura, Dedi Z, Rabu (6/10/2025).

Baca Juga :  Dalam Sehari, DPRD Musi Rawas Agendakan Empat Kali Rapat Paripurna

Sementara untuk penetapan tersangka jelas Dedi, masih menunggu hasil penghitungan nilai kerugian negara dari auditor.

“Untuk penetapan tersangka itu pasti dalam waktu dekat ini, sembari menunggu hasil penghitungan dari auditor,” katanya .

Sementara Kasi Intelijen Kejari Musi Rawas Gustian Winanda membenarkan adanya pemanggilan JJ untuk kepentingan diminta keterangan BAP tambahan.

,” Iya, hanya untuk BAP tambahan saja,” katanya singkat.

Sebagaimana diketahui, dugaan kasus korupsi pengadaan pakaian seragam sekolah di Dinas Pendidikan Musi Rawas ini terjadi pada 2023 lalu.

Ada Empat kegiatan pengadaan seragam sekolah pada 2023 lalu, yakni pengadaan seragam SD sebanyak 12.906 pcs melalui dana APBD sebesar Rp 3.871.800.000 dan pengadaan seragam SMP sebanyak, 9.118 pcs melalui dana APBD Musi Rawas sebesar Rp 2.375.400.000.

Baca Juga :  Wakili Bupati Musi Rawas, Plt Asisten Pemerintah dan Kesra Hadiri Bersih Desa dan Pagelaran Wayang Semalam Suntuk

Kemudian pengadaan pakaian SD sebanyak 6.666 pcs melalui dana DAU APBN sebesar Rp 1.999.800.000, dan pakaian seragam SMP sebanyak 10.000 pcs melalui dana DAU APBN sebesar Rp 3.000.000.000.

Dari hasil serangkaian pemeriksaan tim penyidik Kejari Musi Rawas , Empat kegiatan pengadaan pakaian seragam tersebut ditemukan dugaan perbuatan melawan hukum salah satunya berkaitan dengan spesifikasi dan kelebihan pembayaran.(Tim/BK)

Berita Terkait

Kajari Musi Rawas Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musholla Khuzaimah
Bupati Ratna Ajak Pengurus Paguyuban Pasundan Mura Perkuat Persatuan dan Jaga Kerukunan
Srikandi Jaga Desa Musi Rawas Salurkan Bantuan Sumur Bor di Desa Ngadirejo
Wujudkan Musi Rawas MANTAB, Bupati Ratna Machmud Tinjau Lokasi Pembangunan Kampus UNY
Sinergitas Pemkab Mura dan Investor Kunci Utama Selaraskan Arah Pembangunan Daerah
Firmansyah Resmi Kembalikan Berkas Calon Ketua PWI Kabupaten Musi Rawas Periode 2026-2029.
Penuh Keakraban, Kapolres AKBP Gokma Uliate Sitompul Sambut Silaturahmi Insan Pers Musi Rawas
Wujudkan PWI Mura TERMANTAB, Firmansyah Maju Ambil Formulir Pencalonan Ketua
Berita ini 262 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 20:42 WIB

Kajari Musi Rawas Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Musholla Khuzaimah

Senin, 2 November 2026 - 07:30 WIB

Bupati Ratna Ajak Pengurus Paguyuban Pasundan Mura Perkuat Persatuan dan Jaga Kerukunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Srikandi Jaga Desa Musi Rawas Salurkan Bantuan Sumur Bor di Desa Ngadirejo

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Wujudkan Musi Rawas MANTAB, Bupati Ratna Machmud Tinjau Lokasi Pembangunan Kampus UNY

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Sinergitas Pemkab Mura dan Investor Kunci Utama Selaraskan Arah Pembangunan Daerah

Berita Terbaru