MUSIRAWAS – Sejumlah titik jalan dari Q1 Tambah Asri Kecamatan Tugumulyo – Simpang Semambang Kecamatan Tuah Negeri saat ini masih alami kerusakan.
Padahal sejak dua tahun terakhir, jalan ini dianggarkan perbaikan mencapai belasan miliar. Di tahun sebelumnya juga pernah dianggarkan untuk perbaikan jalan.
Pada tahun 2023 dianggarkan sebesar 10,9 miliar melalui bantuan gubernur (Banggub) , dan di tahun 2024 dianggarkan kembali sebesar Rp 2 miliar.
Pantauan wartawan, Sabtu (26/10/2024), kerusakan jalan di sejumlah titik ini diantaranya berlubang dan bergelombang.
Bagi pengendara roda dua dan empat yang melintas diingatkan untuk berhati hati. Sebab dari jauh kondisi jalan tampak mulus, padahal berlubang dan bergelombang.

Apalagi pada saatΒ musim hujan, lubang tergenang air sehingga pengendara sering terjebak.
Kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang ini terdapat di beberapa titik jalan poros antara Desa Bamasco dan Simpang Semambang.
“Dari jauh jalan ini nampak mulus, namun setelah dekat baru kelihatan berlubang dan bergelombang.Jika tidak hati – hati, sering timbulkan kecelakaan,” kata Supri yang sering melintas dari Q1 Tambah Asri ke Simpang Semambang.
Menurut dia, kondisi jalan yang kembali alami kerusakan seperti ini diduga disebabkan karena saat pengerjaannya oleh pemborong tidak diawasi maksimal oleh pengawas dari Dinas PUBM Musi Rawas, sehingga kesannya asal dikerjakan saja.
“Harapan Kami kedepan, pengerjaan proyek jalan ini benar benar diawasi oleh pihak terkait, sehingga hasilnya bisa maksimal dan dana yang dianggarkan benar benar tepat sasaran yang peruntukannya untuk perbaikan,” katanya.

Dampak lain dari kerusakan jalan ini jelas dia, seakan pemerintah Kabupaten Musi Rawas tidak peduli dengan perbaikan jalan.Padahal setiap tahun dianggarkan untuk perbaikan yang nilainya lumayan fantastis.
Pengendara lainnya Johan mengatakan, jalan bergelombang ini bisa sebabkan mobil kecil nyangkut.
“Jika tidak hati hati, kendaraan bisa terjebak dan gardannya nyangkut di tonjolan jalan yang bergelombang serta alami kerusakan mesin kendaraan,”katanya.
Sebab jelas dia, dari jauh jalan ini nampak mulus, jika kendaraan melaju kencang setelah dekat baru tahu jika bergelombang dan berlubang.
Sementara itu Kepala dinas PUBM Musi Rawas Alawiyah dikonfirmasi wartawan via WhatsApp pribadinya tidak memberikan tanggapan apapun.(BK)
editor: firman (FA)






