Tanpa Perencanaan Matang, Parit Gajah PT Evans Lestari Berpotensi Rendam Lahan Warga

- Jurnalis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

MUSIRAWAS – PT Evans Lestari yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit di Desa Leban Jaya Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas diduga tidak ada perencanaan matang terkait pembuatan parit gajah.

Pasalnya air yang mengalir dari parit tersebut tidak sampai ke sungai pembuangan. Artinya, dipastikan air akan mengenang. Kondisi ini berpotensi dapat menyebabkan banjir dan merendam lahan warga.

“Jika mau dialiri hingga ke sungai, harus melewati sekitar 600Β  meter lebih di atas lahan warga,” kata warga setempat,Sabtu (18/01/2025).

Artinya, perusahaan harus membebaskan lahan milik beberapa orang warga di luar HGU perusahaan. Jika tidak diteruskan, sangat dikhawatirkan terjadi banjir dan merendam lahan,” katanya lagi.

Seharusnya, pihak perusahaan harus memiliki perencanaan matang dengan melibatkan pihak yang berkompeten sebelum dimulai pembuatan parit tersebut.

Baca Juga :  Camat Sukakarya Dinobatkan Sebagai Pasangan Terbaik Pertama Lomba Fashion Show Batik Mura

Sebelumnya, diberitakan bahwaΒ  PT Evans Lestari membuat parit selebar dua meter dengan kedalaman dua meter di atas lahan warga yang saat ini masih dalam proses realisasi kompensasi.

Sayangnya pembebasan lahan warga dan pembuatan parit tersebut sebelumnya tanpa koordinasi dan tanpa melibatkan pihak desa.Di sisi lain, pembuatan parit tersebut menyulitkan warga yang akan pergi ke ladang. Hal ini dibenarkan kepala desa Leban Jaya, Pirdaus bahwa proses pembebasan lahan dan pembuatan parit tidak ada koordinasi dengan pihak desa.

Proses pembuatan gorong gorong dari ban bekas untuk memudahkan akses masyarakat melintas .(Foto istimewa)

Manager perkebunan Kriswandi, Sabtu (18/1/2025) menjelaskan,Β  persoalan terkait pembuatan parit tersebut tidak ada lagi masalah alias sudah diselesaikan. Masalah kompensasi, tinggal menunggu tahap realisasi.

Baca Juga :  Luput dari Perhatian Pemerintah Musi Rawas, Jembatan Tanpa Pembatas Ini Tidak Pernah Diperbaiki dan Berpotensi Bahayakan Pengendara

“Sudah beres semua, Inshaallah Senin sudah direalisasikan dan disaksikan pihak desa,” katanya.

Pihaknya juga kata Kris, sudah membangun gorong -gorong untuk memudahkan warga yang akan melintas di atas parit tersebut.

Namun KriswandiΒ  mengakui, bahwa aliran air dari parit tersebut belum sampai ke sungai pembuangan karena ada beberapa tahapan yang akan dilakukan menyangkut pembebasan lahan milik beberapa warga.

Pantauan wartawan di lapangan, terkait persoalan aliran air parit yang belum sampai ke titik pembuangan ini, ada baiknya pihak perusahaan, pemerintah setempat dan masyarakat duduk satu meja untuk menyelesaikan persoalan ini. Sangat perlu dihadirkan tim ahli untuk menganalisa terkait dampak yang berpotensi terjadi dan merugikan masyarakat.(tim beritakito.com)

Berita Terkait

Selama WFH dan WFA Diskop dan UKM Mura Terapkan Piket Bergiliran , Kadis dan Sekdis Selalu Hadir
Terkait Pemberitaan Kantor OPD Banyak Tutup, Ini Penjelasan Kadis Kominfo Musi Rawas
Usai Cuti Bersama Sejumlah Kantor Dinas Pemkab Mura Tutup Total,Ternyata Ini Sebabnya
Jalan Berlubang di Musi Rawas Nyaris Makan Korban
Barak PT. BSC di Sungai Pinang Digerebek, Diduga Tempat Transaksi Narkoba
Dibawah Kepemimpinan DR Ema Huzaemah, Kejari Musi Rawas Sita Uang Rp 1,26 Miliar Kasus Dugaan Korupsi PSR
Bentang Spanduk Bertuliskan Berantas Koruptor, Pendemo Desak Copot Kadis PU BM Mura
Harga Gas 3 Kg Tembus Rp 40 Ribu, Warga Tuah Negeri Pertanyakan Peran Hiswana Migas dan Agen
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:55 WIB

Selama WFH dan WFA Diskop dan UKM Mura Terapkan Piket Bergiliran , Kadis dan Sekdis Selalu Hadir

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:09 WIB

Terkait Pemberitaan Kantor OPD Banyak Tutup, Ini Penjelasan Kadis Kominfo Musi Rawas

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:25 WIB

Usai Cuti Bersama Sejumlah Kantor Dinas Pemkab Mura Tutup Total,Ternyata Ini Sebabnya

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:42 WIB

Jalan Berlubang di Musi Rawas Nyaris Makan Korban

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:13 WIB

Barak PT. BSC di Sungai Pinang Digerebek, Diduga Tempat Transaksi Narkoba

Berita Terbaru

Daerah

Jalan Berlubang di Musi Rawas Nyaris Makan Korban

Kamis, 26 Mar 2026 - 01:42 WIB

error: Content is protected !!