Harga Gas 3 Kg Tembus Rp 40 Ribu, Warga Tuah Negeri Pertanyakan Peran Hiswana Migas dan Agen

- Jurnalis

Senin, 16 Maret 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUSIRAWAS – Sejumlah masyarakat di Dusun Simpang Semambang Desa Lubuk Rumbai Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas Keluhkan harga gas subsidi 3 Kg tembus Rp 40 ribu per tabung.

Kenaikan harga ini sudah lama dirasakan masyarakat, lagi lagi sejak memasuki bulan Ramadhan 1447 hijriah ini.

Selain mengeluhkan harga gas ditingkat eceran mencapai Rp 40 ribu per tabung, masyarakat mempertanyakan agen gas 3 kg Simpang Semambang yang sudah lama tutup,diduga tidak lagi berfungsi dan fungsi Hiswana Migas Musi Rawas.

“Harga eceran di warung warung saat ini sudah mencapai Rp 40 ribu pertabung, itupun kadang ada kadang tidak,” kata Ferry warga Simpang Semambang,Senin (16/3/2026).

Kami juga bingung, padahal di Simpang Semambang ini ada agen gas 3 Kg,apakah masih berfungsi atau tidak karena sudah lama tutup alias tidak beraktifitas.

Baca Juga :  Cucuk Cabut" Nama Peserta Terpilih Warnai Perekrutan PPK Musi Rawas

“Itu pangkalan apa agen nya sudah lama tidak beraktifitas atau tutup sejak beberapa bulan lalu,” katanya.

Sementara salah seorang warga Petunang,Randi mengatakan, harga gas eceran diwarung -warung mencapai Rp 38 ribu sampai Rp 40 Ribu.

“Di pangkalan harganya Rp 35 Ribu, itupun biasanya sudah mereka antar ke warung warung , jadi kita tidak kebagian,” katanya.

Sementara itu Ketua Hiswana Mmigas Musi Rawas Winasta Ayu Duri dikonfirmasi wartawan menyatakan, bahwa yang dimaksud masyarakat tersebut bukan pangkalan melainkan agen gas elpiji.

“Itu gudang agen bukan pangkalan. Sementara yang boleh jual langsung ke masyarakat itu pangkalan,” katanya.

Baca Juga :  Karyawan Outsourcing Keluhkan Rekomendasi PT Medco Laksanakan Medical Chek Up di Luar Daerah Operasi

Winasta juga membantah jika Agen elpiji 3 kg milik PT Winasta Putri Anwar yang beroperasi di Simpang Semambang itu tidak beroperasi lagi.

“Kalu tidak operasional lagi, gas di Musi Rawas siapa yang suplay,” katanya.

Dia juga menjelaskan,alur pengambilan gas elpiji tersebut yakni agen ambil di SPPBE,dan setelah itu langsung antar ke pangkalan dan tidak masuk ke gudang.
” Astaga.. bukan dak operasional , itu cuma gudang. Alurnyo agen ambek ke SPPBE, setelah itu langsung diantar ke pangkalan.. idak masuk gudang dulu,”katanya.

Namun Winasta tidak menjelaskan, terkait peran Hiswana Migas menyikapi kondisi mahalnya harga gas subsidi tersebut.(BK)

Berita Terkait

Diduga Oknum Anggota DPRD Sumsel Jadi Simpanan Tersangka Kasus Korupsi
Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa, Fauzi Amro : Jangan Sampai Anggaran Kecil,Malah Menimbulkan Masalah
Gerak Cepat Polres Lubuklinggau Ungkap Dugaan Penipuan dan Penggelapan Berkedok Investasi Mendapat Apresiasi
Kapolda Sumsel Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas
Puluhan Kontraktor Diperiksa BPK Terkait Pengerjaan Proyek Tahun 2025 di Musi Rawas
Mantab, Bayar Pajak di Musi Rawas Bisa Melalui Qris dan Virtual Account
PSSI Gelar Seleksi Terbuka Persiapkan Tim Musi Rawas di Piala Gubernur 2026
Tak Tanggung -Tanggung, DPRD Musi Rawas Berikan 31 Rekomendasi atas LKPJ Bupati 2025, Apa Saja ?
Berita ini 128 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:14 WIB

Diduga Oknum Anggota DPRD Sumsel Jadi Simpanan Tersangka Kasus Korupsi

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:30 WIB

Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa, Fauzi Amro : Jangan Sampai Anggaran Kecil,Malah Menimbulkan Masalah

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:00 WIB

Gerak Cepat Polres Lubuklinggau Ungkap Dugaan Penipuan dan Penggelapan Berkedok Investasi Mendapat Apresiasi

Rabu, 29 April 2026 - 20:12 WIB

Kapolda Sumsel Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Jaga Kamtibmas

Kamis, 23 April 2026 - 17:10 WIB

Mantab, Bayar Pajak di Musi Rawas Bisa Melalui Qris dan Virtual Account

Berita Terbaru

error: Content is protected !!