Salah Satu Terpidana Kasus Korupsi SPH Ijin Perkebunan Sawit di Mura Serahkan Uang Denda Rp 500 Juta

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUSIRAWAS – Salah satu terpidana kasus korupsi penerbitan Surat Penguasaan Hak (SPH) untuk ijin Perkebunan di Musi Rawas, Effendi Suryono menyerahkan uang pembayaran denda Rp 500 juta.

Uang pidana denda atas nama terpidana Effendi Suryono tersebut diserahkan, dan diterima tim jaksa penuntut umum di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Musi Rawas, Selasa (4/10/2025).

Kasi Intelijen Kejari Musi Rawas Gustian Winanda membenarkan tim Jaksa Penuntut Umum telah melakukan eksekusi dengan menerima Pembayaran uang pidana denda dari terpidana Effendi Suryono alias alias Afen anak dari Oni Suryono sebesar Rp 500 juta.

Uang pidana denda dari terpidana kasus korupsi penerbitan SPH untuk ijin perkebunan sebesar Rp 500 Juta ini jelas Gustian, berdasarkan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan (P-48) Nomor: PRIN347/L.6.25/Fu.1/10/2025 tanggal 28 Oktober 2025 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

Dikatakan Dia, sebagaimana putusan pengadilan tindak pidana korupsi pada Pengadilan Negeri Palembang Nomor: 30/Pid.Sus-TPK/2025/PN Plg tanggal 23 Oktober 2025, Effendi Suryono alias Afen anak dari Oni Suryono, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan terus menerus.

Baca Juga :  DPRD Mura Tagih Janji Ratna Machmud Muluskan Jalan Trans Subur dan HTI

Atas perbuatannya, Effendi Suryono dijatuhkan hukuman pidana penjara selama 2 ,4 tahun, dan pidana denda sejumlah Rp500 Juta. Dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

“Dalam hal ini terpidana Effendi Suryono alias Afen anak dari Oni Suryono pada hari ini melakukan pembayaran pidana denda tersebut sebesar Rp500 Juta secara tunai, dan uang ini akan disetor kepada bank pemerintah yaitu Bank Syariah Indonesia,”jelasnya.

Ditambahkan Gustian,untuk pelaksanaan penyetoran uang tersebut, seksi tindak pidana khusus berdasarkan Surat Perintah Penyerahan Denda/Biaya (D-4) Nomor : PRIN- /L.6.25/Fu.1/11/2025 tanggal 04 November 2025, menyerahkan uang tersebut ke Subbagian Pembinaan dalam waktu 1×24 Jam, uang tersebut akan disetor ke Bank Syariah Indonesia.

Baca Juga :  Bawaslu Mura Diduga Berpihak dan Tak Transparan

“Setelah dilakukan pembayaran pidana denda sebesar Rp500 Juta ini, terpidana Effendi Suryono tidak akan menjalankan pidana subsider sebagaimana amar putusan,” katanya.

Sementara itu sebagaimana diketahui, terpidana Effendi Suryono ini merupakan satu dari Lima terpidana yang telah dijatuhi hukuman’ atas kasus korupsi penerbitan SPH untuk ijin Perkebunan sawit di wilayah Musi Rawas sejak 2010 hingga 2023..

Keempat terpidana lainnya yakni Ridwan Mukti dengan pidana penjara selama 2 tahun 6 bulan, Saiful Ibna 1 tahun 6 bulan, Amrullah 1 tahun 2 bulan dan Bahtiar selama 2 tahun 4 bulan.

Selain itu kelima terpidana ini dikenakan denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Sedangkan untuk terpidana Bahtiar, selain dijatuhi hukuman penjara dan denda, diwajibkan juga membayar uang pengganti sebesar Rp 1,486 Miliar.Jika tidak mampu membayar,maka dapat diganti dengan hukuman penjara selama 2 tahun (BK)

Berita Terkait

Selama WFH dan WFA Diskop dan UKM Mura Terapkan Piket Bergiliran , Kadis dan Sekdis Selalu Hadir
Terkait Pemberitaan Kantor OPD Banyak Tutup, Ini Penjelasan Kadis Kominfo Musi Rawas
Usai Cuti Bersama Sejumlah Kantor Dinas Pemkab Mura Tutup Total,Ternyata Ini Sebabnya
Jalan Berlubang di Musi Rawas Nyaris Makan Korban
Barak PT. BSC di Sungai Pinang Digerebek, Diduga Tempat Transaksi Narkoba
Dibawah Kepemimpinan DR Ema Huzaemah, Kejari Musi Rawas Sita Uang Rp 1,26 Miliar Kasus Dugaan Korupsi PSR
Bentang Spanduk Bertuliskan Berantas Koruptor, Pendemo Desak Copot Kadis PU BM Mura
Harga Gas 3 Kg Tembus Rp 40 Ribu, Warga Tuah Negeri Pertanyakan Peran Hiswana Migas dan Agen
Berita ini 240 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:55 WIB

Selama WFH dan WFA Diskop dan UKM Mura Terapkan Piket Bergiliran , Kadis dan Sekdis Selalu Hadir

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:09 WIB

Terkait Pemberitaan Kantor OPD Banyak Tutup, Ini Penjelasan Kadis Kominfo Musi Rawas

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:25 WIB

Usai Cuti Bersama Sejumlah Kantor Dinas Pemkab Mura Tutup Total,Ternyata Ini Sebabnya

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:42 WIB

Jalan Berlubang di Musi Rawas Nyaris Makan Korban

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:13 WIB

Barak PT. BSC di Sungai Pinang Digerebek, Diduga Tempat Transaksi Narkoba

Berita Terbaru

Daerah

Jalan Berlubang di Musi Rawas Nyaris Makan Korban

Kamis, 26 Mar 2026 - 01:42 WIB

error: Content is protected !!