Belum Setahun Kuras Anggaran Rp 11 M, Jalan di Musi Rawas Ini Sudah Hancur

- Jurnalis

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

MUSIRAWAS – Program Bupati Musi Rawas untuk mewujudkan jalan mulus hingga pelosok desa nampaknya bakal gagal total.

Sejumlah pembangunan peningkatan jalan sebagai upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat disinyalir salah satu penyebabnya karena diduga dikerjakan tidak sesuai standar mutu dan kualitas. Bahkan ada yang belum genap setahun ditingkatkan, kondisi jalan kembali hancur.

Seperti misalnyaΒ  jalan penghubung Q1 Tambah Asri Kecamatan Tugumulyo- Simpang Semambang Kecamatan Tuah Negeri. Sejak tahun 2020 lalu, peningkatan struktur jalan penghubung antar kecamatan ini selalu dianggarkan.

Pada 2023 tahun lalu, melalui dana Bantuan Gubernur ( Bangub) dianggarkan sebesar Rp 10.973.855.279.00,. Bahkan berdasarkan informasi LPSE Musi Rawas, padaΒ  tahun 2024 ini, Pemkab Musi Rawas melalui Dinas PUBM kembali menganggarkan Rp 2 Miliar untuk peningkatan struktur jalan tersebut yang kini sedang proses tender.

Namun sayangnya, peningkatan struktur jalan dikerjakan CV Indo Artha Persada tahun lalu,Β  belum lama dinikmati masyarakat manfaatnya kini kembali hancur.

Salah seorang masyarakat, Efran, Selasa (11/6/2024) mengatakan, paling lama hanya Tiga bulan masyarakat menikmati jalan tersebut, kini sudah hancur kembali.

Baca Juga :  Efek Berganda Hulu Migas, 9.999 Rumah Tangga di Musi Rawas Nikmati Gas Bumi

“Paling lama Tiga bulan, sekarang kondisinya kembali parah,” katanya.

Efran menyayangkan pada saat dikerjakan dan sudah dikerjakan, seperti adanya pengabaian dari Pemkab Musi Rawas terhadap standar dan spesifikasi peningkatan jalan ini serta pengawasan kendaraan pengguna jalan.Misalnya kendaraan melebihi tonase dilarang melewati jalan tersebut.

Saat pengerjaan dilakukan tambah Efran, semestinya Dinas PU BM Musi Rawas pro aktif melakukan pengawasan. Misalnya jika kondisi cuaca yang tidak memadai atau setelah hujan lebat, proses pengaspalan ditunda dulu guna memastikan suhu aspal digunakan.

“Selain teknis pengerjaannya yang tidak tepat, bisa juga dipicu oleh mutu dan kualitas bahan yang tidak standar, serta pengawasan penggunaan jalan,” katanya.

Dikatakan Efran, kontraktor dan konsultan pengawas harus memperhatikan secara cermat pelaksanaan di lapangan guna memastikan jalan yang dibangun benar-benar berkualitas dan tahan lama.

Dia juga berharap kepada Bupati Musi Rawas melalui Dinas PU BM agar kedepannya lebih selektif dalam menentukan kontraktor yang mengerjakan proyek jalan di Musi Rawas, pengerjaannya dilakukan sesuai dengan standar dan manfaatnya benar benar dapat dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  Aktivis Senior H Safaruddin Yasa Apresiasi Upaya DPRD Mura Revisi Perda CSR

” Jika kondisinya seperti ini terus, mana mungkin program bupati yang katanya akan merealisasikan jalan mulus sampai ke pelosok desa akan terwujud,. Malah kesannya dengan adanya penganggaran terus menerus terhadap peningkatan struktur jalan ini tapi hasilnya nol, diduga hanya untuk bancakan oknum saja,” kata dia.

Sekretaris PU BM Musi Rawas Firman beberapa waktu lalu mengatakan, terkait peningkatan struktur jalan Q1 Tambah Asri – Simpang Semambang dikerjakan CV Indo Artha Persada tahun 2023 lalu masih dalam tahap pemeliharaan.

Dikatakan dia, kerusakan sejumlah titik jalan disebabkan intensitas kendaraan bertonase besar yang sering melintas.

Sementara pelaksana lapangan Anton Sekata dihubungi via WhatsApp tidak memberikan jawaban terkait apakah peningkatan struktur jalan tersebut masih dalam masa pemeliharaan atau tidak.

“Cubo Saya kordinasi ke dinas dan team dulu ndo,” katanya.

Namun setelah ditunggu hasil koordinasi, Anton tidak memberikan tanggapan(BK)

Berita Terkait

Pelaksanaan Program Revitalisasi SDN Tran Ciptodadi Rantau Alih Diduga Asal Asalan
Pimpin SMSI Lubuklinggau , Ali Muap Siapkan Langkah Strategi Penguatan Organisasi
Terduga Pelaku Pembunuhan Kakak Kandung di Muara Lakitan Berhasil Ditangkap
Berkat Kesigapan Petugas Satpol-PP Damkar Mura, Gedung Rumah Sakit Dhuafa Muara Beliti Selamat dari Amukan Api
Antisipasi Asap Karhutlah, Disdik Musi Rawas Keluarkan Edaran Ke Sekolah Tentang Pengaturan Aktivitas Pembelajaran
Paripurna DPRD Mura Kembali Molor, Setelah Dimulai Banyak Dewan Tinggalkan Kursi Sebelum Rapat Usai
Layanan Kesehatan Gratis, Donor Darah Hingga Penyematan Sabuk Jawara Warnai Harlah ke – 81 Kejari Musi Rawas
Kejari Musi Rawas Rilis Capaian Kinerja Sepanjang 2026, Bidang Pidum Rangking Satu Se-sumsel
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 22:57 WIB

Pelaksanaan Program Revitalisasi SDN Tran Ciptodadi Rantau Alih Diduga Asal Asalan

Rabu, 23 September 2026 - 16:03 WIB

Pimpin SMSI Lubuklinggau , Ali Muap Siapkan Langkah Strategi Penguatan Organisasi

Minggu, 13 September 2026 - 19:51 WIB

Terduga Pelaku Pembunuhan Kakak Kandung di Muara Lakitan Berhasil Ditangkap

Sabtu, 12 September 2026 - 20:50 WIB

Berkat Kesigapan Petugas Satpol-PP Damkar Mura, Gedung Rumah Sakit Dhuafa Muara Beliti Selamat dari Amukan Api

Jumat, 11 September 2026 - 19:38 WIB

Antisipasi Asap Karhutlah, Disdik Musi Rawas Keluarkan Edaran Ke Sekolah Tentang Pengaturan Aktivitas Pembelajaran

Berita Terbaru