MUSIRAWAS – Belasan pendemo melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas PUBM Musi Rawas,Senin (16/3/2026).
Selain mendesak copot Kadis PU BM Musi Rawas Alawiyah,mereka juga mempertanyakan temuan BPK tahun 2024 sebesar Rp 8,6 milyar,apakah sudah dikembalikan ke kas daerah atau belum.
Jika sudah dikembalikan, mereka meminta bukti pengembalian,dan jika tidak dikembalikan, bearti merupakan perbuatan pidana yang harus dipertanggungjawabkan.
“Setiap tahun ada temuan dari BPK, itu artinya tidak ada pembenahan dari Dinas PUBM Musi Rawas yang menyedot anggaran APBD Musi Rawas paling besar,” kata salah seorang orator.
Sebelum meninggalkan lokasi demo,mereka meminta kepada kepala Dinas PU BM agar menindaklanjuti aksi mereka dengan menunjukkan bukti bahwa uang kelebihan pembayaran sebesar Rp 8, 6 milyar disetorkan ke kas daerah.
Aksi belasan massa ini dijaga ketat oleh pihak keamanan Polres Musi Rawas.
Para pendemo ditemui oleh utusan Dinas PUBM Musi Rawas Kabid PU BM Iwan.
“Apa yang disampaikan hari ini, akan saya lanjutkan ke pimpinan,” kata Iwan.(BK)






