Kasus Penganiayaan Warga Petunang Belum Selesai, Managemen PT Evans Lestari Nyatakan Itu Tanggung Jawab Tim Keamanan

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

MUSIRAWAS -Penyelesaian kasus dugaan penganiayaan dilakukan oknum keamanan PT Evans Lestari terhadap warga Petunang, Kecamatan Tuah Negeri karena dituduh mencuri buah sawit milik perusahaan, hingga kini belum menemui titik temu.

Bahkan pihak Management PT Evans Lestari nyatakan peristiwa penganiayaan tersebut merupakan tanggung jawab tim keamanan PT Evans Lestari.

Legal Manager PT Evans Lestari Ellya Maria Sarkis kepada wartawan beritakito.com, Sabtu (28/2/2026) menyatakan, bahwa tim keamanan sudah kooperatif mendatangi pihak keluarga korban penganiayaan tersebut.

Namun jelas dia, pihak keluarga sulit ditemui meskipun Kades Petunang sudah membantu memfasilitasi penyelesaian.

“Yang bertanggung jawab tim keamanan.Dan mereka sudah sangat kooperatif, namun dari pihak keluarga korban agak sulit ditemui, padahal kades sudah bantu untuk fasilitasi,” jelasnya.

Maria juga membantah jika SOP keamanan PT Evans Lestari yang main pukul tersebut, bahkan setiap pertemuan selalu diingatkan agar pihak keamanan tidak main pukul.

Baca Juga :  Kepala BNN Musi Rawas Datangi Sekretariat PWI Mura

“SOP keamanan tidak ada menyuruh main pukul, malah setiap pertemuan selalu diingatkan.Makanya oknum keamanan Kami itu yang bertanggung jawab terhadap peristiwa tersebut,” katanya.

Maria juga menjelaskan pihak keamanan sudah bertanggung jawab,namun pihak keluarga sepertinya belum mau menerima.

“Pihak keamanan sudah bertanggung jawab, tapi pihak keluarga korban sepertinya mau minta di luar kemampuan,” kata Maria.

Namun Maria tidak memberikan tanggapannya, ketika disinggung kasus dugaan penganiayaan ini sudah dilaporkan pihak korban ke Polres Mura.

Diberitakan sebelumnya, gara -gara memanen buah sawit miliknya sendiri yang berdekatan dengan perkebunan milik PT Evans Lestari, Andes (37) warga Desa Petunang , Kecamatan Tuah Negeri menjadi korban penganiayaan oleh oknum keamanan PT Evans Lestari.
Korban dianiaya karena dituding mencuri tandan buah segar (TBS) sawit perusahaan tersebut.

Kakak korban Hambali kepada wartawan, Jum’at (27/2/2026) mengatakan, kejadian penganiayaan itu terjadi bermula Rabu (18/2/2026) lalu , adiknya Andes pergi ke kebun sawitnya untuk panen buah sawit. Namun, Sekitar Pukul 17.15 Wib ia mendapatkan kabar adiknya tersebut diamankan oleh pihak keamanan atau Pansus PT Evans Lestari.

Baca Juga :  DPRD Musi Rawas Gelar Paripurna Setujui Tiga Raperda Menjadi Perda Tahun 2025

Bahkan bukan saja diamankan, adiknya tersebut mendapat perlakuan tidak manusiawi oleh oknum keamanan PT Evans Lestari. Dia dituduh mencuri buah sawit milik PT Evans Lestari dan dianiaya. Namun, adiknya juga menjadi dianiaya dengan cara dipukul di bagian wajah dan ditendang dibagian perut.

“Wajahnya bengkak dan lebam berwarna biru karena dipukul oleh oknum pansus. Bahkan perutnya ditendang,”terang Hambali kepada wartawan.

Tindakan tersebut disayangkan oleh Hambali, karena adiknya panen di kebunya sendiri, dan bukan milik perusahaan

“Saya tidak terima adik saya dituduh dan dianiaya tanpa ada bukti , seharusnya ditanya terlebih dahulu, ini malah adik adik saya langsung dipukul. Sangat arogan dan sewenang-wenang oknum pansus PT Evans Lestari ini,” katanya.(BK)

Berita Terkait

Diduga Arogan dan Main Hakim Sendiri, Warga Petunang Babak Belur Dianiaya Oknum Keamanan PT Evans Lestari
Arif Chandra Laporkan Kasus Pengrusakkan Kantor Lurah Muara Beliti ke Polres Mura
Pembangunan Kampus ITMS, Langkah Strategis PemkabTingkatkan Mutu Pendidikan di Mura
Tuntutan Tak Digubris , Pendemo Lakukan Pengrusakan Kantor Lurah Muara Beliti
Prihatin Jalan Rusak, Pemdes Karya Teladan Terbitkan Perdes Retribusi Bagi Kendaraan Pengangkut Sawit
Kades Karya Teladan Nyatakan Pihaknya Tarik Pungutan Berdasarkan Perdes dan Bukan Pungli
Bupati Mura Ingatkan Pejabat Baru Dilantik Tidak Terpengaruh Provokator
DPRD Mura Tagih Janji Ratna Machmud Muluskan Jalan Trans Subur dan HTI
Berita ini 150 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:06 WIB

Kasus Penganiayaan Warga Petunang Belum Selesai, Managemen PT Evans Lestari Nyatakan Itu Tanggung Jawab Tim Keamanan

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:56 WIB

Diduga Arogan dan Main Hakim Sendiri, Warga Petunang Babak Belur Dianiaya Oknum Keamanan PT Evans Lestari

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:00 WIB

Arif Chandra Laporkan Kasus Pengrusakkan Kantor Lurah Muara Beliti ke Polres Mura

Jumat, 27 Februari 2026 - 17:38 WIB

Pembangunan Kampus ITMS, Langkah Strategis PemkabTingkatkan Mutu Pendidikan di Mura

Kamis, 26 Februari 2026 - 18:24 WIB

Tuntutan Tak Digubris , Pendemo Lakukan Pengrusakan Kantor Lurah Muara Beliti

Berita Terbaru

error: Content is protected !!