Diduga Arogan dan Main Hakim Sendiri, Warga Petunang Babak Belur Dianiaya Oknum Keamanan PT Evans Lestari

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUSIRAWAS– Perbuatan main hakim sendiri dilakukan oknum keamanan PT Lestari tidak patut ditiru oleh perusahaan lain yang beroperasi di Kabupaten Musi Rawas.

Gara gara memanen buah sawit miliknya sendiri yang berdekatan dengan perkebunan milik PT Evans Lestari, Andes (37) warga Desa Petunang , Kecamatan Tuah Negeri menjadi korban penganiayaan oleh oknum keamanan PT Evans Lestari.
Korban dianiaya karena dituding mencuri tandan buah segar (TBS) sawit perusahaan tersebut.

Kakak korban Hambali kepada wartawan, Jum’at (27/2/2026) mengatakan, kejadian penganiayaan itu terjadi bermula Rabu (18/2/2026) lalu , adiknya Andes pergi ke kebun sawitnya untuk panen buah sawit. Namun, Sekitar Pukul 17.15 Wib ia mendapatkan kabar adiknya tersebut diamankan oleh pihak keamanan atau Pansus PT Evans Lestari.

Bahkan bukan saja diamankan, adiknya tersebut mendapat perlakuan tidak manusiawi oleh oknum keamanan PT Evans Lestari. Dia dituduh mencuri buah sawit milik PT Evans Lestari dan dianiaya. Namun, adiknya juga menjadi dianiaya dengan cara dipukul di bagian wajah dan ditendang dibagian perut.

Baca Juga :  Pj Wako Hadiri Doa Bersama Dalam Rangka Pemilukada Serentak 2024

“Wajahnya bengkak dan lebam berwarna biru karena dipukul oleh oknum pansus. Bahkan perutnya ditendang,”terang Hambali kepada wartawan.

Tindakan tersebut disayangkan oleh Hambali, karena adiknya panen di kebunya sendiri, dan bukan milik perusahaan

“Saya tidak terima adik saya dituduh dan dianiaya tanpa ada bukti , seharusnya ditanya terlebih dahulu, ini malahΒ  adik saya langsung dipukul. Sangat arogan dan sewenang-wenang oknum pansus PT Evans Lestari ini,” katanya.

Selain itu, ia juga sangat menyayangkan baik dari oknum pansus ataupun manajamen PT Evans Lestari yang dinilai lambat untuk menunjukkan itikad baiknya dari kejadian ini. Bahkan, luka memar dan lebam di wajah dan sakit di bagian perut adiknya akibat dianiaya tadi sembuh dengan sendirinya dan tidak diobati baik dari oknum yang melakukan penganiyaan ataupun pihak manajemen perusahaan.

Baca Juga :  Plin Plan dan Tidak Profesional, KPU Mura Ubah Pengumuman Seleksi CAT Calon PPS

“Memang sudah ada mediasi dengan manajemen PT Evans Lestari. Namun, dead lock atau tidak ada kesepakatan sesuai yang diharapkan,”katanya.

Atas kejadian tersebut, pihak keluarga sudah melaporkan kejadian penganiayaan ini ke Mapolres Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Dia berharap agar pelaku segera bisa diamankan dan ditangkap serta diproses sesuai hukum berlaku. Apalagi, adiknya ini dalam tahap pengobatan orang dengan gangguan jiwa dan setelah dipukul kini kondisinya kumat dan trauma akibat kejadian tersebut.

“Kalau tidak diproses kami khawatir kedepan kejadian seperti ini dapat terulang dan ada korban lainnya,”katanya.
Sementara itu pihak PT Evans Lestari hingga berita ini ditayangkan belum dapat dimintai tanggapannya.(BK/Rilis BS)

Berita Terkait

Yudi Pratama Minta Bukti Otentik Terkait Informasi Dugaan Kader PDIP Terlibat Pengelolaan Dapur MBG
Rambu Lalin Membingungkan, Dishub Mura Tidak Dapat Dikonfirmasi
Hindari Kecelakaan,Dishub Mura Didesak Pasang Rambu Lalin Tepat Sasaran
Anggaran Miliaran Rupiah, Tapi Koneksi Internet “Lemot” Hingga Mati Total di Pemkab Musi Rawas
Dua Orang Ditetapkan Tersangka Korupsi PSR, Kejari Mura Terus Lakukan Pengembangan Keterlibatan Pihak Lain
Bupati Sampaikan Apresiasi Kepada PWI Musi Rawas
Ditagih Janji Alokasikan Anggaran Rp 20 Miliar Perbaikan Jalan Trans Subur, Jawaban Bupati Mura : Diupayakan Bertahap
Fraksi Golkar Ingatkan Janji Politik Bupati Mura, Alokasikan Anggaran 20 Miliar Perbaiki Jalan Tran Subur
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Yudi Pratama Minta Bukti Otentik Terkait Informasi Dugaan Kader PDIP Terlibat Pengelolaan Dapur MBG

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Rambu Lalin Membingungkan, Dishub Mura Tidak Dapat Dikonfirmasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Hindari Kecelakaan,Dishub Mura Didesak Pasang Rambu Lalin Tepat Sasaran

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Anggaran Miliaran Rupiah, Tapi Koneksi Internet “Lemot” Hingga Mati Total di Pemkab Musi Rawas

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:00 WIB

Dua Orang Ditetapkan Tersangka Korupsi PSR, Kejari Mura Terus Lakukan Pengembangan Keterlibatan Pihak Lain

Berita Terbaru

error: Content is protected !!