Ratusan Massa KGMB Berikan Dukungan PN Lubuklinggau

- Jurnalis

Kamis, 12 Desember 2024 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUBUKLINGGAU- Ratusan Massa Gerakan Masyarakat Musi Rawas Utara Bersatu (KGMB) dan Koalisi Gerakan Masyarakat Peduli Peradilan (KGMPP), kembali menggelar aksi damai di PN Lubuklinggau, Rabu  (11/12/2024).

Aksi damai ini bertepatan dengan agenda pembacaan putusan majelis Hakim PN Lubuklinggau Perkara 546/Pid.B/2024/PN llg kasus dua terdakwa pemalsuan dokumen tanah Hak Guna Usaha (HGU) PT. Sentosa Kurnia Bahagia (SKB).

Koordinator Aksi Dayat menyampaikan, demo untuk ketiga kali ini  dilakukan guna mendukung PN Lubuklinggau dan mencegah jangan ada dugaan intervensi ke PN Lubuklinggau.

Massa aksi dalam orasinya menyatakan dukungan Kepada PN Lubuklinggau “ Penegakan Hukum Berantas Mafia HGU/tanah PT. SKB”Jangan ada tindakan dugaan Intervensi Kepada PN Lubuklinggau.

Sementara Itu kordinator lapangan aksi demonstrasi  Alan Menyampaikan Tegakkan Hukum Seadilnya”, “Hukum pelaku pidana yang meresahkan masyarakat Muratara”,  “Kami mendukung sepenuhnya pihak Kepolisian, Kejaksaan dan Kehakiman”.

“Segera Sidangkan Direktur Utama PT. SKB, H. Halim Ali, tangkap dan segera seret Kepengadilan tersangka utama tersebut. “Kami Yakin PN Lubuklinggau menghukum kejahatan mafia HGU dan/atau mafia tanah” .

Dijelaskannya, Kasus ini bermula dari proses terbitnya perizinan untuk perkebunan Kelapa Sawit atas nama perusahaan yaitu PT Sentosa Kurnia Bahagia (SKB) yang berlokasi di Desa Sako Suban, Kecamatan Batanghari Leko Kabupaten Musi Banyuasin.

Baca Juga :  Sepanjang Tahun 2025, Dinas PUBM Musi Rawas Tuntaskan 15 Pembangunan Jalan dan Jembatan

Karena lokasi yang diajukan oleh PT. SKB mencaplok lahan areal tambang yang telah dibebaskan oleh PT Gorby Putra Utama (PT GPU) di Desa Beringin Makmur II Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara sesuai dengan Permendagri No. 76 Tahun 2014, Selanjutnya PT. GPU menempuh Jalur Hukum dengan membuat Laporan Polisi LP/B/129/IV/2024/SPKT/Bareskrim Polri tertanggal 26 April 2024.

Fakta Hukum Lainnya yang menunjukkan PT. SKB diduga kuat mafia HGU/Tanah Sawit dapat dilihat dari dikabulkannya Gugatan Perbuatan Melawan Hukum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan Nomor Perkara : 522/Pdt.G/2023/PN. Jkt. Pst. Menghukum Tergugat 1 Nyimas Rohana, Tergugat 2 Kemas H. Abdul Halim, Tergugat 3 Kemas Umar H. Alim, Tergugat 4 Nyimas Hj. Aminah, Tergugat 5 PT. Sentosa Kurnia Bahagia (PT. SKB).

Untuk membayar ganti rugi kepada Pihak PT. Gorby Putra Utama Sebesar Rp2.798.746.755.038  Putusan PN Lubuklinggau dengan Nomor Perkara :  199, 200, 201/Pid.B/LH/2024/PN Llg Dan dijatuhkan kurungan pidana : Akib 10 Bulan, Subandi 8 Bulan dan Syarief 8 Bulan. Selanjutnya Pihak Terpidana melakukan Upaya Banding Ke Pengadilan Tinggi Palembang dengan Putusan Menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Lubuk Linggau. Para Terpidana menerima Putusan Banding Tersebut.

Baca Juga :  Ada Pantarlih di Musi Rawas Belum Dilantik dan Coklit

Selanjutnya Sidang di PN Lubuk Linggau dengan Agenda Pembacaan Putusan Perkara No  546/Pid.B/2024/PN Llg Atas Laporan Polisi LP/B/129/IV/2024/SPKT/Bareskrim Polri tanggal 26 April 2024. An Pelapor BASYARUDIN SH MH (LEGAL PT. GPU) atas proses terbitnya perizinan untuk perkebunan Kelapa Sawit atas nama PT. SKB berlokasi di Desa Sako Suban, Kecamatan Batanghari Leko Kabupaten Musi Banyuasin.

Karena Lokasi yang diajukan oleh PT. SKB mencaplok lahan areal tambang yang telah dibebaskan oleh PT GPU di Desa Beringin Makmur II Kecamatan Rawas Ilir Kabupaten Musi Rawas Utara. Dua terdakwa pemalsuan dokumen tanah Hak Guna Usaha (HGU) PT. SKB. Sementara H. HALIM ALI  belum di Limpahkan P-21 Tahap 2 dengan Alasan Sakit, Sehingga berkas atas nama H. Halim Ali belum disidangkan.(rilis)

Berita Terkait

Selama WFH dan WFA Diskop dan UKM Mura Terapkan Piket Bergiliran , Kadis dan Sekdis Selalu Hadir
Terkait Pemberitaan Kantor OPD Banyak Tutup, Ini Penjelasan Kadis Kominfo Musi Rawas
Usai Cuti Bersama Sejumlah Kantor Dinas Pemkab Mura Tutup Total,Ternyata Ini Sebabnya
Jalan Berlubang di Musi Rawas Nyaris Makan Korban
Barak PT. BSC di Sungai Pinang Digerebek, Diduga Tempat Transaksi Narkoba
Dibawah Kepemimpinan DR Ema Huzaemah, Kejari Musi Rawas Sita Uang Rp 1,26 Miliar Kasus Dugaan Korupsi PSR
Bentang Spanduk Bertuliskan Berantas Koruptor, Pendemo Desak Copot Kadis PU BM Mura
Harga Gas 3 Kg Tembus Rp 40 Ribu, Warga Tuah Negeri Pertanyakan Peran Hiswana Migas dan Agen
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:55 WIB

Selama WFH dan WFA Diskop dan UKM Mura Terapkan Piket Bergiliran , Kadis dan Sekdis Selalu Hadir

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:09 WIB

Terkait Pemberitaan Kantor OPD Banyak Tutup, Ini Penjelasan Kadis Kominfo Musi Rawas

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:25 WIB

Usai Cuti Bersama Sejumlah Kantor Dinas Pemkab Mura Tutup Total,Ternyata Ini Sebabnya

Kamis, 26 Maret 2026 - 01:42 WIB

Jalan Berlubang di Musi Rawas Nyaris Makan Korban

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:13 WIB

Barak PT. BSC di Sungai Pinang Digerebek, Diduga Tempat Transaksi Narkoba

Berita Terbaru

Daerah

Jalan Berlubang di Musi Rawas Nyaris Makan Korban

Kamis, 26 Mar 2026 - 01:42 WIB

error: Content is protected !!