Bawaslu Mura Tindaklanjuti dan Proses Laporan Siti Haryani

- Jurnalis

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUSIRAWAS– Bawaslu Musi Rawas memastikan laporan Siti Haryani, salah seorang peserta tes PPS di Kabupaten Musi Rawas sudah ditindaklanjuti dan diproses.

Sebagai langka tindaklanjut dari laporan tersebut, Bawaslu Musi Rawas  sedang melakukan kajian awal terhadap laporan Siti Haryani.

“Terkait laporan Siti Haryani kemarin sudah ditindaklanjuti dan dalam proses kajian awal,” kata ketua Bawaslu Musi Rawas,Yeni Kartina, Jum’at (24/5).

Kajian awal ini jelas Yeni, terkait apakah laporan tersebut  memenuhi syarat formil dan materil.

Kalau memang terpenuhi syarat formil dan materil, akan ditindaklanjuti. Tapi jika ada syarat formil dan materilnya tidak terpenuhi, maka akan diputuskan bahwa laporan tidak dapat ditindaklanjuti,” jelasnya.

Untuk lebih rinci penjelasannya kata Yeni,dia menyarankan agar wartawan konfirmasi ke kordiv penanganan pelanggaran Bawaslu Musi Rawas,Oktureni Shandra Kirana.

Sebagaimana diketahui dalam pemberitaan sebelumnya, adanya laporan salah  seorang peserta tes perekrutan PPS di Kabupaten Musi Rawas ini, buntut dari kekeliruan KPU Musi Rawas dalam menentukan 9 besar peserta tes PPS yang lulus seleksi tertulis CAT.

Pada pengumuman dikeluarkan KPU Musi Rawas Nomor:369/PP.04.2-Pu/1605/2024 tanggal 20 Mei 2024  tentang Hasil Seleksi Tertulis Calon PPS untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati pada Kabupaten Musi Rawas tahun 2024, peserta atas nama Siti Haryani dinyatakan tidak lulus. Sementara peserta yang nilainya sama dengan Sit Haryani dinyatakan lulus.

Baca Juga :  Dishub Mura Gelar Monitoring dan Pengawasan Angkutan Barang Curah Milik Vendor PT SRMD

Namun diduga setelah Siti Haryani mengadukan persoalan ini ke Bawaslu Musi Rawas dan diberitakan oleh sejumlah media, KPU Musi Rawas berdalih telah meralat pengumuman tersebut dengan mengeluarkan pengumuman  nomor 391/PP.04.2-Pu/1605/2024 tentang ralat  pengumuman hasil seleksi tes tertulis calon anggota PPS pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati pada KPU Musi Rawas.

Berdasarkan undangan disampaikan KPU Musi Rawas kepada Siti Haryani, KPU Musi Rawas berdalih pada tanggal 20 Mei 2024 telah melakukan ralat pengumuman dan membuat undangan kepada bersangkutan untuk mengikuti tes wawancara.

Jika memang pada tanggal 20 Mei 2024 sudah dilakukan perubahan pengumuman hasil CAT dan telah membuat undangan kepada Siti Haryani, mengapa pemberitahuan dan undangan KPU Musi Rawas baru disampaikan pada tanggal 22 Mei 2024 pukul 17.30 WIB.
Serta jika memang benar pada tanggal 20 Mei 2024 KPU Musi Rawas telah mengubah pengumuman hasil CAT PPS, dan menyatakan Siti Haryani lulus serta telah membuat undangan untuk mengikuti tes wawancara, kenapa jadwal tes pada undangan mengikuti tes wawancara tersebut  harus tanggal 23 Mei 2024 ,dan tidak pada tanggal 21 Mei 2024, yang memang jadwal tes wawancara untuk PPS kecamatan Muara Beliti.

Baca Juga :  Tak Tanggung -Tanggung, DPRD Musi Rawas Berikan 31 Rekomendasi atas LKPJ Bupati 2025, Apa Saja ?

Seharusnya jika memang sudah ada ralat terkait pengumuman tersebut,kenapa tidak dipublikasikan di web resmi KPU Musi Rawas sejak pengumuman tersebut dilakukan perubahan yang katanya telah diubah dan diralat tanggal 20 Mei 2024.

Perlu untuk diketahui bahwa syarat formil untuk pelaporan dugaan pelanggaran terdiri dari pihak yang berhak melaporkan, waktu pelaporan tidak melebihi ketentuan batas waktu, keabsahan laporan dugaan pelanggaran yang meliputi kesesuaian tanda tangan dalam formulir laporan dugaan pelanggaran dengan kartu identitas dan tanggal waktu pelaporan.

Kemudian, syarat materil terdiri dari identitas pelapor, nama dan alamat terlapor, peristiwa dan uraian kejadian, waktu dan tempat peristiwa terjadi, saksi yang mengetahui, dan barang bukti yang diperoleh atau diketahui.(BK)

Berita Terkait

Yudi Pratama Minta Bukti Otentik Terkait Informasi Dugaan Kader PDIP Terlibat Pengelolaan Dapur MBG
Rambu Lalin Membingungkan, Dishub Mura Tidak Dapat Dikonfirmasi
Hindari Kecelakaan,Dishub Mura Didesak Pasang Rambu Lalin Tepat Sasaran
Anggaran Miliaran Rupiah, Tapi Koneksi Internet “Lemot” Hingga Mati Total di Pemkab Musi Rawas
Dua Orang Ditetapkan Tersangka Korupsi PSR, Kejari Mura Terus Lakukan Pengembangan Keterlibatan Pihak Lain
Bupati Sampaikan Apresiasi Kepada PWI Musi Rawas
Ditagih Janji Alokasikan Anggaran Rp 20 Miliar Perbaikan Jalan Trans Subur, Jawaban Bupati Mura : Diupayakan Bertahap
Fraksi Golkar Ingatkan Janji Politik Bupati Mura, Alokasikan Anggaran 20 Miliar Perbaiki Jalan Tran Subur
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Yudi Pratama Minta Bukti Otentik Terkait Informasi Dugaan Kader PDIP Terlibat Pengelolaan Dapur MBG

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Rambu Lalin Membingungkan, Dishub Mura Tidak Dapat Dikonfirmasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Hindari Kecelakaan,Dishub Mura Didesak Pasang Rambu Lalin Tepat Sasaran

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Anggaran Miliaran Rupiah, Tapi Koneksi Internet “Lemot” Hingga Mati Total di Pemkab Musi Rawas

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:00 WIB

Dua Orang Ditetapkan Tersangka Korupsi PSR, Kejari Mura Terus Lakukan Pengembangan Keterlibatan Pihak Lain

Berita Terbaru

error: Content is protected !!