Jalan Rusak di Musi Rawas Jadi Sorotan Mahasiswa

- Jurnalis

Senin, 16 Juni 2025 - 14:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati: Saya Tidak Pernah Berjanji

MUSIRAWAS – Puluhan Mahasiswa  mengatasnamakan Cipayung kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Musi Rawas ,Senin (16/6/2025).

Unjuk rasa ini buntut dari aksi sebelumnya  yang menuntut agar Bupati Musi Rawas Hj Ratna Mahcmud menepati janjinya terkait 9 program pembangunan yang akan direalisasikan dimasa kepemimpinannya.

Dalam aksi yang sempat diguyur hujan diwarnai saling dorong antara mahasiswa dengan aparat keamanan itu, salah satu peserta unjuk rasa membacakan puisi tentang kegagalan pemimpin daerah.

Meski tak berbaur di tengah- tengah mahasiswa yang basah kuyup karena kehujanan, Bupati Ratna Machmud didampingi Wabup Suprayitno, Sekda Ali Sadikin, Asisten 2 Setda Mura H Oktaviano, dan sejumlah kepala OPD menemui para pengunjuk rasa.

Dari tuntutan sebelumnya agar Ratna Machmud merealisasikan 9 janjinya,  kali ini para mahasiswa memokuskan  pada tuntutan perbaikan jalan, dan memohon agar Ratna Mahcmud segera menepati  janjinya yakni memuluskan jalan sampai pelosok desa.

Baca Juga :  Alokasi CSR Tidak Jelas, DPRD Musi Rawas Ajukan Raperda Inisiatif Revisi Perda Nomor 1 Tahun 2019 Tentang TJLSP

Menurut mahasiswa, banyaknya jalan rusak di Musi Rawas  sering mengakibatkan kecelakaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia.

“Kami memohon agar Bupati Ratna segera melakukan perbaikan jalan di Musi Rawas yang rusak ,” teriak salah satu orator.

Sementara itu Bupati Ratna Mahcmud saat menemui para pengunjuk rasa menyatakan,bahwa dirinya tidak pernah berjanji 100 hari kerja kepemimpinannya.

Pada kesempatan itu, Ratna juga merinci periode pertama atau 3,5 tahun kepemimpinannya sebagai Bupati Musi Rawas, sembilan program telah dilaksanakannya.

Bahkan menurut Ratna, apa yang telah dilaksanakannya itu belum pernah terjadi pada kepemimpinan sebelumnya.

Dia menyebutkan, saat ini di Musi Rawas berobat cukup menggunakan KTP dan orang meninggal dunia pun diberi santunan.

Baca Juga :  Proyek Peningkatan Jalan di Musi Rawas Diduga Hanya Ajang Bancakan Oknum, Kualitas Pekerjaan Disinyalir Tak Sesuai Harapan

Kemudian katanya, belum ada sebelumnya, satu desa satu ambulance, satu desa satu rumah tahfidz dan satu kecamatan satu alat berat.

Sementara mengenai jalan jelas Ratna, perlu dipahami dulu bahwa jalan di Musi Rawas ini terdiri dari jalan nasional dan jalan propinsi yang bukan wewenang Pemerintah Kabupaten Musi Rawas untuk memperbaikinya.

“Kalau perbaiki jalan nasional atau jalan propinsi,nanti malah uangnya diminta untuk dikembalikan,” jelas dia.

Selanjutnya kata Ratna,ada juga jalan milik perusahaan dan jalan yang terletak di  hutan  kawasan, yang juga bukan wewenang Pemkab Musi Rawas untuk memperbaikinya.

Setelah mendengar penjelasan dari Bupati Ratna Mahcmud, rombongan mahasiswa membubarkan diri.(BK)

Berita Terkait

Melalui JAKUMDU, Kejari Musi Rawas Hadirkan Lima Inovasi Unggulan Pelayanan Hukum
DPRD Musi Rawas Gelar Paripurna Pengambilan Sumpah PAW anggota DPRD Septiandry Arrosyidu
Wabup Pali Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan Fee Proyek Rp 10 Miliar
Buka Lahan Dengan Cara Membakar, Warga Lubuklinggau Ditangkap Satuan Reskrim Polres Mura
Sedang Sembelih Sapi Curian di Sungai Pinang, Firmansyah dan Muhlisin Diringkus Polisi
Warga Pelawe Khawatirkan Kabel TR Induk Sering Terbakar, Berharap PLN Gercep Lakukan Perbaikan
Efek Berganda Hulu Migas, 9.999 Rumah Tangga di Musi Rawas Nikmati Gas Bumi
Lurah Pasar Muara Beliti Lantik 12 RT Hasil Pemilihan Serentak
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:27 WIB

Melalui JAKUMDU, Kejari Musi Rawas Hadirkan Lima Inovasi Unggulan Pelayanan Hukum

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:28 WIB

DPRD Musi Rawas Gelar Paripurna Pengambilan Sumpah PAW anggota DPRD Septiandry Arrosyidu

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:59 WIB

Wabup Pali Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan Fee Proyek Rp 10 Miliar

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:31 WIB

Buka Lahan Dengan Cara Membakar, Warga Lubuklinggau Ditangkap Satuan Reskrim Polres Mura

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:36 WIB

Sedang Sembelih Sapi Curian di Sungai Pinang, Firmansyah dan Muhlisin Diringkus Polisi

Berita Terbaru

error: Content is protected !!